Bedah Novel & Belajar 'Nulis' dari Pelangi di Langit Aceh

Review Novel “Pelangi dilangit Aceh” oleh Reggae Satya

Penampilan Buku

Cover novel ini sangat menarik dengan kombinasi warna yang kekinian. Menampilkan gambar Masjid Baiturrahman sebagai simbol dari setting utama di Aceh. Namun, ada beberapa gangguan dalam desain cover seperti tulisan yang kecil dan warna hitam yang membuat sulit dibaca. Meski demikian, layoutnya cukup rapi dan bahan covernya sesuai dengan standar.

Cerita dan Karakter

Cerita novel ini memiliki premis yang menarik dan membangkitkan rasa penasaran. Kisah cinta antara Annisa dan Barah yang mencari cinta sejati di Aceh dengan segala kerumitan hidup mereka. Karakter-karakter yang ada di dalam novel ini juga cukup unik, seperti Cut Mala Sari, seorang pekerja tour and travel yang mendapatkan tamu aneh.

Penyusunan Plot

Penyusunan plot dalam novel ini memiliki alur maju mundur, namun terdapat banyak adegan yang mungkin bisa dipotong karena tidak memberi kontribusi pada keseluruhan cerita. Terdapat pemberitahuan cuaca di setiap bab, yang bisa variasi dibuat lebih menarik dengan deskripsi suasana di daerah Aceh. Selain itu, tatabahasa dalam novel ini cukup baik dan mudah dipahami.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, novel “Pelangi dilangit Aceh” memiliki penampilan yang menarik dengan cover yang kekinian. Ceritanya menarik dan karakter-karakternya unik. Namun, penyusunan plot bisa diperbaiki dengan memotong adegan yang tidak diperlukan dan mengganti variasi deskripsi cuaca dengan suasana di daerah Aceh. Tatabahasa dalam novel ini baik dan mudah dipahami. Sehingga, novel ini bisa dikatakan cukup matang dalam cerita yang disajikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel