5 Kesalahan Umum yang Bisa Membuat Novel Penulis Pemula Gagal
5 Kesalahan Umum yang Bisa Membuat Novel Penulis Pemula Gagal
Hai, teman-teman! Sudah lama tidak bertemu di hari Rabu. Kita akan membahas poin-poin penting dari rangkuman bedah buku “Belajar Menulis Setiap Hari” yang biasa kita bahas pada hari Sabtu. Artikel ini akan menguraikan 5 hal yang sering membuat novel penulis pemula gagal, serta memberikan beberapa tips untuk menghindari kesalahan tersebut.
1. Kegiatan Sehari-hari yang Tidak Relevan dengan Plot
Menyajikan detail-detail kegiatan sehari-hari karakter yang tidak berkontribusi pada perkembangan plot bisa membuat cerita lambat dan membosankan. Menggambarkan rutinitas tanpa adanya peristiwa penting yang memajukan cerita dapat mengganggu ritme narasi. Sebaiknya pilih hanya kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan karakter atau plot.
2. Mengisi Rentang Waktu yang Tidak Berarti
Terjebak mengisi rentang waktu panjang dengan detail yang tidak memberi kontribusi pada plot juga bisa menghambat alur cerita. Pastikan setiap elemen yang disajikan dalam jangka waktu tertentu memiliki relevansi dan dampak terhadap perkembangan karakter atau plot. Jika tidak, pertimbangkan untuk melewatkan rentang waktu tersebut.
3. Judul yang Terlalu Deskriptif
Judul per bab yang terlalu deskriptif bisa menggambarkan isi bab dengan terlalu jelas, menghilangkan rasa penasaran pembaca. Sebaliknya, pertahankan judul yang merangsang rasa ingin tahu, tanpa mengungkapkan terlalu banyak informasi. Dengan begitu, pembaca akan lebih tertarik untuk menjelajahi isi cerita.
4. Mengungkapkan Twist di Judul atau Subjudul
Mengungkapkan twist atau plot utama melalui judul atau subjudul bisa mereduksi kejutan dan minat pembaca. Sebaiknya judul tetap menarik dan misterius, tanpa menghancurkan kejutan-kejutan yang akan muncul di dalam cerita. Biarkan pembaca mengeksplorasi alur cerita tanpa terlalu tahu apa yang akan terjadi.
5. Karakter yang Bertindak Tanpa Motivasi yang Jelas
Karakter yang bertindak tanpa alasan yang masuk akal dapat membuat cerita terasa tidak konsisten dan kurang mendalam. Pastikan setiap tindakan karakter memiliki motivasi yang jelas, didukung oleh perasaan, tujuan, atau latar belakangnya. Hal ini akan membantu membangun karakter yang lebih hidup dan terhubung dengan pembaca.
Dalam menulis novel, penulis pemula perlu berhati-hati agar cerita tidak terjebak dalam kesalahan-kesalahan tersebut. Dengan merencanakan plot yang kuat, mengatur rentang waktu dengan bijak, dan menjaga elemen-elemen misteri dalam judul dan karakter, kamu dapat meningkatkan kualitas ceritamu dan membuat pembaca tetap terlibat hingga akhir. Jadi, selamat menulis dan berkreasi dengan ceritamu sendiri!