Bedah Buku Kumpulan Cerpen Sebelum 1900

Bedah Buku Kumpulan Cerpen Sebelum 1900

Latar Belakang Sejarah: Deklarasi Pemerintahan Darurat 1948

Pada tanggal ini, tahun 1948, Republik Indonesia menghadapi momen penting dengan deklarasi pemerintahan darurat oleh Sjafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat. Saat itu, Jogjakarta telah jatuh ke tangan Belanda, dan pemimpin nasional seperti Soekarno-Hatta dan Syahrir diasingkan dari Jawa. Namun, deklarasi ini menjadi simbol bahwa meskipun Jogjakarta tunduk, Republik Indonesia masih eksis dan banyak wilayah lain di Nusantara yang mengibarkan panji eksistensi Republik.

“Belajar Nulis: Kumpulan Cerpen Fiksi Sejarah” oleh Kastil Mimpi Next Generation

Sebagai penghormatan terhadap hari bela negara, mari kita menjalani sebuah perjalanan melalui buku “Belajar Nulis”, sebuah kumpulan cerpen fiksi sejarah yang ditulis oleh para penulis Kastil Mimpi Next Generation.

Penyelamatan Sejarah Melalui Kata-Kata

“Belajar Nulis” menghadirkan sebuah kolaborasi dari 20 penulis yang menghasilkan 20 cerpen dengan latar waktu sebelum tahun 1901. Dalam buku ini, kami akan memperkenalkan beberapa cerpen yang menarik perhatian:

  1. Sunda dan Jawa

    Cerpen ini menghadirkan ending misterius dengan sentuhan bahasa Sunda yang mungkin membingungkan bagi yang tidak mengerti. Ini mengingatkan pada cerpen dalam budaya Korea yang mungkin sulit diakses akibat bahasa daerah.

  2. B nosuke the Lost Samurai in Java

    Cerita ini memadukan budaya Jepang dan Jawa dalam pengaturan di Jawa. Premis yang menarik, namun plot sedikit rumit.

  3. Cinta Dalam Diam

    Cerpen dari Kalimantan Utara yang menarik dan berisi intrik seru. Meskipun panjang, penggunaan bahasa daerah Kalimantan memberi nuansa autentik.

  4. Sang Pradnya Paramita

    Menghadirkan suasana kerajaan dengan plot yang terentang panjang dan ending terbuka.

  5. Pesona Jamrud Putri Hijau

    Mengisahkan sejarah terbentuknya kerajaan Haru dan cikal bakal Melayu Deli. Meskipun plotnya awalnya menarik, endingnya lebih fokus pada informasi daripada resolusi cerita.

  6. Sumpah Channel Challenge

    Cerpen ini menawarkan pengalaman membaca yang menarik dengan struktur plot yang berbeda.

  7. Pengorbanan Ratri

    Cerpen ini memiliki premis yang jelas dan plot yang teratur.

  8. Fathir Angkut

    Ending cerpen ini terbuka, dengan penggunaan bahasa daerah yang menarik.

  9. Cinta Terlarang

    Cerpen ini memiliki dua bagian dengan rentang waktu yang luas dan karakter yang sama, namun dengan premis yang berbeda.

  10. Segenggam Cakap dan Gundik Tuan Gustav

    Cerpen ini mempersembahkan plot twist menarik.

  11. Upeti untuk Mongol

    Menghadirkan gambaran pendekar perempuan yang tangguh.

  12. Tahunnya Dia 1829

    Cerpen favorit penulis dengan plot yang terstruktur baik, karakter kuat, dan premis yang jelas.

  13. Melepas Jatidiri

    Menggunakan teknik cerita kilas balik yang menarik.

  14. Ranca

    Menyajikan suasana kerajaan dengan ending yang terbuka dan memikirkan.

  15. Pertumpahan Darah di Bukit Tandus

    Menyematkan hikmah meskipun dengan ending yang tidak bahagia.

  16. Akhir Hayat

    Meskipun endingnya sedih, cerpen ini tetap memikat.

Itulah sebagian cerpen yang ditemukan dalam buku “Sebelum 1900”. Setiap cerpen memiliki daya tarik uniknya sendiri dan bisa menjadi sumber inspirasi bagi mereka yang ingin belajar menulis cerpen. Melalui kata-kata, kita dapat memelihara dan menghidupkan kembali potongan-potongan sejarah yang berharga.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel