Bedah Novel & Belajar 'Nulis' dari Maafkan Aku Telanjur Mencinta

Tinjauan Novel: “Maafkan Aku Terlanjur Mencinta” oleh Kanaya Aprilia

Pendahuluan

Halo halo teman Richter! Setelah minggu-minggu sebelumnya kita membahas bahasa infiksi, saatnya hari ini kita akan membahas yang manis-manis dulu ya. Romance Story, teman-teman. Ini adalah buku yang akan kita bahas dalam belajar menulis hari ini. Judulnya adalah “Maafkan Aku Terlanjur Mencinta” karya Mbak Kanaya Aprilia dan diterbitkan oleh Lovrinz Publishing.

Tentang Buku

Buku ini memiliki cover glossy yang berkilauan dan sangat mewakili isi dari novelnya sendiri, yaitu romance. Bagi para penyuka atau penggemar bacaan romance, pasti sudah familiar dengan cover seperti itu yang biasa digunakan oleh Lovrinz Publishing. Di dalamnya, halaman kertasnya tebal dan enak dibaca. Namun, saya menemukan beberapa editing yang masih memerlukan perbaikan, seperti banyaknya typo. Sebagai seorang penulis, jika ingin menerbitkan buku melalui Lovrinz Publishing, disarankan untuk memiliki kemampuan self-editing atau akses ke editor profesional. Bisa langsung menghubungi Lovrinz melalui media sosial yang sudah disediakan di deskripsi.

Bagi teman-teman yang ingin mengenal lebih lanjut dengan Mbak Kanaya Aprilia, saya sudah mencari media sosialnya dan sudah meletakkan alamatnya di deskripsi. Untuk penggemar cerita-cerita, terutama yang sering digarap oleh Mbak Kanaya, bisa langsung melihat update terbaru beliau di media sosial.

Ringkasan Cerita

Ini adalah cerita kehidupan cinta seorang gadis bernama Kirana, persis lima tahun setelah dia mengalami patah hati akibat ditinggal menikah oleh kekasihnya yang bernama Luki. Menikah dengan sahabat sendiri tak tanggung-tanggung. Kirana menjauh dan kembali tinggal bersama keluarganya di Makassar. Di sana, dia memulai hidup baru dan mendapatkan pekerjaan yang baik di sebuah perusahaan. Bosnya, Ansen, sangat tampan. Tapi siapa sangka, Kirana bertemu lagi dengan mantan pacarnya, Luki, yang masih menyimpan rasa bersalah karena meninggalkannya. Luki ternyata menjadi manajer cabang kantor saat itu. Kisah mereka pun kembali terjalin, namun banyak rahasia yang terungkap, mengenai masa lalu mereka dan kehidupan mereka saat ini.

Analisis

Buku ini menampilkan ide cerita yang sederhana namun gaya penuturannya memiliki perbedaan dengan cerita-cerita sejenis. Setiap penulis memiliki gaya cerita yang unik, begitu juga dengan Mbak Kanaya. Di novel ini, dia menggunakan banyak istilah fashion dan gaya hidup yang sedang tren, yang bisa kita pelajari. Penyusunan kalimatnya enak dibaca dan tidak kacau. Meskipun masih terdapat beberapa typo dan penggunaan kata yang kurang baku, hal ini mungkin bisa diatasi dengan editing profesional.

Poin Belajar

Dari novel ini, ada beberapa poin yang bisa kita pelajari. Pertama, bahwa ide cerita bisa sederhana namun penyampaian ceritanya yang membuat perbedaan. Kedua, tata bahasa yang baik sangat penting dalam penulisan, termasuk penggunaan tanda baca dalam dialog. Ketiga, penggunaan POV dan flop yang campur membuat alur cerita agak lambat, namun ending yang diperoleh tetap memuaskan. Terakhir, novel ini mengangkat fenomena sosial yang terjadi di sekitar kita, seperti gosip yang bisa berdampak buruk pada seseorang. Hal-hal ini bisa kita jadikan pelajaran dalam menulis.

Sebelum saya selesai, mari kita simak kutipan terakhir dari cerita ini:

“[Kutipan terakhir dari buku]”

Terima kasih teman-teman, semoga artikel ini bermanfaat!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel