MENYESAL


Angin malam menusuk rabu
Laut pantai pun membeku
mulut pun membisu
lengan ini sangat kaku

Ku mendengar suara bisikan memanggil namaku
namun, enyahlah bisikan itu
lalu aku terdiam, seolah-olah hujan memanggilku
"kembalilah padaku"

Aku berjalan seolah aku tak melihat apa-apa
aku tidak memikirkan siapapun disana
namun hujan dan petir menyadarkanku
aku harus kembali walau ragu

Ku melihat bidadari terluka
sayapnya pun rapuh
gelang kepalanya pun melepuh
dia menangis tersiksa

Maafkan aku bidadariku
ku kira bukan kau
ternyata aku bodoh untuk melukaimu
maafkan aku peri cintaku

(Karya: Rd Muhammad Satria Gyas Mustagis)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel