Bedah Nobody's Perfect a.k.a Kali Kedua

Nobody’s Perfect: Mengungkap Cerita dan Teknik Menulis di Balik Novel Ini

Halo-halo teman Riders, hari ini kita akan membahas novel Nobody’s Perfect a.k.a untuk kedua kalinya. Seperti biasa, kita akan melakukan breakdown terhadap semua unsur-unsur yang ada di novel ini. Kita akan mencari tahu cerita apa yang diangkat oleh novel ini serta teknik menulis apa yang digunakan. Selain itu, kita akan menggali kelebihan-kelebihan novel ini dan bagaimana teknik menulis ini dapat diterapkan dalam proses kepenulisan kita sendiri. Jangan khawatir, di akhir video ini akan ada tips dan trik menulis yang bisa kalian dapatkan. Jadi, tetaplah menonton hingga akhir video ya.

Sinopsis Nobody’s Perfect

Nobody’s Perfect adalah novel yang ditulis oleh penulis bernama Ndah Nur dan diterbitkan oleh Lovrins. Novel ini memiliki cover yang menarik dengan gambar-gambar benda yang mengelilingi judulnya. Benda-benda ini memiliki kaitan dengan isi cerita, namun menurut saya, cover ini kurang mampu menggambarkan kegelapan yang ada dalam cerita ini. Meskipun begitu, novel ini memiliki cerita yang menarik dan unik.

Cerita dan Unsur-unsurnya

Cerita dari novel ini berkisah tentang seorang perempuan bernama Zivara. Dia adalah seorang anak kantoran yang sangat terobsesi dengan tas-tas branded dan selalu mencari barang-barang diskon. Obsesinya ini membuatnya menumpuk utang hingga kartu kreditnya penuh. Suatu hari, saat dia sedang mencari diskonan, dia menemui seorang laki-laki yang tidak dikenal menawarkan bantuan untuk membayar tasnya. Sejak saat itu, cerita ini menjadi lebih gelap dengan munculnya kematian-kematian yang terhubung dengan Zivara. Selain cerita romantis yang manis, novel ini juga memiliki unsur psikologi thriller dan misteri yang cukup kompleks.

Gaya Bertutur yang Menarik

Salah satu hal yang saya suka dari novel ini adalah gaya bertutur dari penulisnya, Amna Nur. Gaya bertuturnya sangat lincah dan segar. Meskipun pada awalnya terkesan cerita yang romantis dan lucu, namun kemudian bergeser menjadi cerita dengan banyak pembunuhan dan gangguan kejiwaan. Meskipun beberapa kata atau deskripsi yang digunakan oleh penulis tergolong tidak mainstream, gaya bertutur yang lincah membuat saya dapat menerima dan menikmati cerita tanpa terganggu.

Selain itu, ada sedikit kelemahan dalam penyusunan cerita ini. Terkadang, alur cerita terasa agak longgar dan sedikit melebar. Namun, hal ini tidak terlalu mengganggu dan mungkin tergantung selera pembaca masing-masing. Overall, novel Nobody’s Perfect JG adalah novel yang menarik dengan cerita yang kompleks dan gaya bertutur yang segar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel