MATERI 2 PERIODISASI SASTRA INDONESIA AWAL
Pendahuluan
Kita akan membahas periodesasi sastra Indonesia pada masa awal. Topik tersebut diklasifikasikan menjadi lima subtopik yaitu:
- Arti kata modern pada sastra Indonesia
- Pengertian sastra Indonesia
- Permulaan sastra Indonesia modern
- Periodesasi sastra Indonesia
- Karakteristik periode sastra Indonsia
Arti Kata Modern pada Sastra Indonesia
Kata modern pada sastra Indonesia tidak dipergunakan dalam pertentangan dengan kata klasik. Istilah sastra Indonesia klasik digunakan sebagai pertentangan dengan Sastra Indonesia modern. Kata modern dipergunakan sekedar menunjukkan betapa intensifnya pengaruh Barat pada perkembangan dan kehidupan kesusastraan. Pada masa itu, sebelum berkembangnya sastra Indonesia modern, kita mengenal sastra Melayu atau sering disebut Melayu klasik atau lama. Hal itu bertujuan untuk membedakannya dengan sastra Melayu modern yang berkembang di Malaysia. Sastra modern adalah sastra yang berkembang setelah adanya pertemuan dengan kebudayaan Barat dan mendapat pengaruhnya setelah tahun 1900-an. Hal ini terjadi karena sastra Melayu sudah berubah menjadi sastra Indonesia melalui bahasanya.
Pengertian Sastra Indonesia
Ada beberapa pendapat mengenai apa yang disebut sastra Indonesia. Ada yang berpendapat bahwa suatu karya sastra dapat dinamakan dan digolongkan ke dalam pengertian kesusastraan Indonesia apabila memenuhi kriteria berikut:
- Ditulis pertama kali dalam bahasa Indonesia.
- Mengangkat masalah-masalah yang berkaitan dengan Indonesia.
- Pengarangnya adalah bangsa Indonesia.
Berdasarkan pendapat di atas, pengertian sastra Indonesia mencakup tiga persyaratan, yaitu bahasa, masalah yang dipersoalkan, dan pengarang.
Permulaan Sastra Indonesia Modern
Perkembangan sastra Indonesia modern mulai berkembang sejak tahun 1922. Terdapat beberapa macam pendapat mengenai permulaan sastra Indonesia modern, yaitu:
- Slamet Mulyana: Menjelaskan kelahiran sastra Indonesia dengan rumus “sastra X = negara X”. Menurutnya, semua hasil sastra sebelum tahun 1945 haruslah dipandang sebagai sastra daerah.
- Umar Yunus: Berpendapat bahwa sastra Indonesia baru mulai berkembang pada sekitar 28 Oktober 1928, saat diikrarkan Sumpah Pemuda. Menurutnya, perkembangan sastra Indonesia dimulai sejak bahasa Indonesia ditentukan sebagai bahasa nasional.
- Nugroho Notosusanto: Berpendapat bahwa sastra Indonesia dimulai saat kesadaran kebangsaan Indonesia mulai bangkit. Prinsip sastra Indonesia adalah prinsip kebangsaan.
- Eproxy: Menjelaskan bahwa sastra Indonesia modern mulai berkembang tahun 1922.
Karakteristik Periode Sastra Indonesia
Periode sastra Indonesia memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
- Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media bahasa.
- Karya-karya sastra mencerminkan sikap dan watak bangsa Indonesia dalam memandang suatu masalah.
- Terdapat sastra Indonesia, sastra terjemahan atau saduran sastra asing, dan sastra daerah atau sastra Nusantara.
Demikianlah pembahasan mengenai periodesasi sastra Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat dalam memahami sejarah dan perkembangan sastra Indonesia.